Pengungkapan Pelaku Pembunuhan di Bandara Sulit karena Kurang Alat Bukti

Selasa,12 Desember 2017 | 13:40:00 WIB
Pengungkapan Pelaku Pembunuhan di Bandara Sulit karena Kurang Alat Bukti
Ket Foto : Penemuan mayat di dalam mobilnya di parkiran bandara SSK II Pekanbaru.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau, AKBP Hady Purwanto mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas dugaan kasus pembunuhan terhadap Firzha Hendratno (22) yang ditemukan tewas di parkiran bandara pada Jumat (22/10/2017) lalu.

"Dugaan pembunuhan di bandara moga-moga bisa diungkap," ujarnya pada Senin (11/12) malam.

Hadi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi beberapa identitas yang diduga sebagai pelaku. Namun karena keterbatasan alat bukti, makanya hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat menetapkan pelaku sebenarnya sebagai tersangka.

"Karena keterbatasan alat bukti. Ada beberapa orang yang kita duga (sebagai pelaku, red)," katanya.

Untuk diketahui bahwa Firzha ditemukan tewas di dalam mobil yang disewanya di parkiran Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru.

Dari hasil otopsi yang dilakukan oleh RS Bhayangkara Polda Riau, terdapat beberapa tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul pada bagian tubuh korban.

Sementara itu terkait temuan barang bukti berupa baygon di dalam mobil korban bukanlah menjadi penyebab korban meninggal.

Hal itu dikarenakan cairan bagyon itu hanya sampai tenggorokan korban tidak sampai ke lambung. Artinya itu diminumkan setelah korban meninggal dunia.

Selain itu polisi juga sudah memeriksa rekaman CCTV di bandara.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, saat ditemukan tewas, kondisi korban leher korban terlilit tali plastik di dalam mobil Kijang Innova BM 1130 LT yang di pinjamnya dari Jayanto Idris (22) selama tiga hari.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY