Terduga Pelaku Begal Akhirnya Meregang Nyawa Setelah Diamuk Massa

Minggu,17 Desember 2017 | 12:04:33 WIB
Terduga Pelaku Begal Akhirnya Meregang Nyawa Setelah Diamuk Massa
Ket Foto : Terduga pelaku begal yang tewas setelah dihajar massa.

KAMPAR, jurnalmetronews.com - Seorang pemuda berusia 20 tahun, yang diduga oleh warga sebagai pelaku begal, akhirnya tewas setelah dihakimi oleh massa pada Sabtu (16/12/2017) kemarin.

Kejadian yang menimpa pria berinisial WF alias Viki, ini bermula ketika petugas ronda di Dusun II Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang tepatnya di jalur II jalan raya Pekanbaru - Bangkinang, melihat seorang pria yang berhenti di dekat semak-semak pada Sabtu (16/12) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kemudian petugas ronda bersama warga mendatangi pemuda tersebut. Saat ditanyakan mengapa dia berada di semak itu, dia menjawab sedang menunggu teman namun dengan gelagat yang mencurigakan.

Karena sudah tersudut dengan berbagai pertanyaan yang ditanyakan warga, Viki pun melarikan diri.

Warga langsung mengejarnya. Setelah berhasil diamankan, Viki pun diamuk massa hingga sekujur tubuh mengeluarkan darah. Selain itu sepeda motornya juga dibakar oleh massa.

Beberapa waktu kemudian, mobil dinas PJR Polda Riau yang melintas di dekat lokasi langsung membawa korban ke Polsek Tambang.

Tapi karena kondisi korban yang cukup parah, dia pun dibawa ke Puskesmas Tambang lalu dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Riau, menggunakan Ambulance Puskesmas Tambang yang dikawal Personil Polsek Tambang.

Karena mengalami luka di bagian  kepala akhirnya korban pun dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto, melalui Kapolsek Tambang AKP Jambi Lumban Toruan, membenarkan bahwa korban telah dijemput oleh pihak keluarganya.

"Kita telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, membawa korban ke rumah sakit serta menghubungi pihak keluarganya.

Sekitar pukul 00.30 WIB, korban dijemput dan dibawa oleh pihak keluarganya ke rumah duka di Bangkinang, keluarga korban menolak dilakukan otopsi atas korban dan mrnyampaikan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas.

Selain itu pihak keluarga juga membuat surat pernyataan penolakan otopsi yang diserahkan kepada pihak Kepolisian. 

"Saat ini korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dilakukan proses pemakamannya," tutupnya.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY