BBPOM Riau Musnahkan Ratusan Ribu OMKA Ilegal Hasil Temuan 2 Tahun

Selasa,19 Desember 2017 | 14:13:11 WIB
BBPOM Riau Musnahkan Ratusan Ribu OMKA Ilegal Hasil Temuan 2 Tahun
Ket Foto : Pemusnahan barang bukti berupa produk ilegal yang diamankan oleh BPOM pada Selasa (19/12/2017).

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Riau memusnahkan 129.624 pieces Obat dan Makanan Kadaluarsa (OMKA) yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada Selasa (19/12/2017) pagi.

Barang bukti senilai Rp 1,8 miliar lebih tersebut diperoleh merupakan hasil pengawasan petugas di lapangan selama 2 tahun belakangan.

"Total barang yang dimusnahkan sekitar 129.624 pieces, jika diuangkan seberasa Rp 1,8 miliar lebih dari seluruh produk makanan dan obat," ujar Kepala BPPOM Pekanbaru Muhammad Kasuari.

Lebih lanjut dia mengatakan, berbagai produk yang diamankan diantaranya seperti kosmetik, obat tradisional dan suplemen, ditemukan petugas di pasaran.

"Jadi dipasaran, kita temui obat dan makanan ini termasuk TMS dan OMKA," tegas Kasuri.

Sementara itu untuk lokasi peredaran maupun masuknya barang-barang ilegal tersebut, BPPOM mengaku telah memetakan lokasinya.

"Untuk wilayah-wilayah yang bebas dipasaran masuknya barang-barang ilegal ini diantaranya, Tembilahan, Dumai, Meranti, Bengkalis dan terakhir di Pekanbaru," ungkapnya.

Hingga saat ini, BPPOM sudah menyelesaikan sebanyak 16 kasus terhadap obat dan makanan ilegal."Target kita 19 kasus, tinggal 3 kasus lagi masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Dalam penyelidikan, BPPOM juga dibantu oleh instansi terkait lainnya seperti pihak kepolisian dan lainnya.

Dengan maraknya peredaran barang ilegal, Kasuari mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli dan memilih produk.

Caranya dengan membaca terlebih dahulu izin edar dan tanggal kadaluarsa yang tertera pada label produk. Jika pada pada produk tidak ditemukan izin dari BPPOM maka lebih baik agar konsumen tidak membelinya.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY