Polisi Musnahkan Barang Bukti Sabu-sabu Hasil Tangkapan di Bandara

Kamis,21 Desember 2017 | 12:51:42 WIB
Polisi Musnahkan Barang Bukti Sabu-sabu Hasil Tangkapan di Bandara
Ket Foto : Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto bersama dengan stakeholder memusnahkan barang bukti 6,6 kilogram sabu-sabu hasil tangkapan di bandara.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Polresta Pekanbaru bersama dengan pihak Bandara Sultan Syarif Kasim II memusnahkan barang bukti 6,6 kilogram sabu-sabu hasil tangkapan dari petugas Aviation Security (Avsec) bandara SSK II Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Pemusnahan dilakukan di Mapolresta Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani pada Kamis (21/12/2017) pagi. Turut hadir dalam acara ini, Kasatpol PP Pekanbaru, Dandim, Lanud, dan stakeholder lainnya.

Sebelum pemusnahan dilakukan, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, memberikan penghargaan kepada beberapa orang petugas Avsec bandara atas keberhasilannya menggagalkan penyelundupan narkoba tersebut.

"Ini wujud bukti penghargaan yang diberikan kepolisian terhadap Avsec. Kedua ini wujud kemitraan dari rekan Avsec, TNI-Polri. Ketiga kita menyelamatkan generasi muda," ujar Santo.

Beberapa orang petugas Avsec yang diberikan penghargaan tersebut diantaranya Irfan Lutfiansyah, Ahmat Fahmi Fajrin, Muhammad Syahputra, Satria Zulnanda, David Siregar dan Ahmad Ricky Abdira.

General Manager Angkasa Pura II Jaya Tahoma Sirait mengatakan, bahwa pihaknya merasa bangga dengan penghargaan yang telah diberikan.

"Tentu kami sangat bangga diberikan penghargaan dari kepolisian dan itu akan memotivasi rekan-rekan kami di bandara. Dan dengan hal ini juga membuktikan bahwa kami akan tetap bersama-sama dengan semua instansi terutama polisi dan TNI untuk memberantas narkoba," ujarnya.

Untuk diketahui, petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, dalam waktu sepekan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 6,6 kilogram sabu-sabu.

Pertama petugas mengamankan 4 orang pria yang diduga membawa narkotika jenis sabu-sabu seberat 5,7 Kilogram pada Jumat (1/12/2017) siang.

Keempat pelaku tersebut berinisial GN asal Makassar, St asal Kendari, FR asal Konawe dan MN asal Muna.

Diamankannya empat pelaku bermula petugas ketika petigas Avsec bandara melihat 1 orang laki-laki yang mencurigakan, kemudian petugas mengamankan laki-laki tersebut dan melakukan penggeledahan badan serta pakaian.

Setelah digeledah, petugas menemukan 1 bungkus plastik yang dilakban warna kuning yg diduga Narkotika jenis Sabu yang disembunyikan di selangkangannya.

Selanjutnya dari keterangan laki-laki tersebut dilakukan pengembangan oleh petugas Avsec dan dapat diamankan  3 orang pelaku lainnya. Kemudian dari 3 tersangka berhasil diamankan 7 bungkus plastik yang dilakban warna kuning.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni 8 bungkus plastik diduga Sabu yang d lakban warna kuning, dengan rincian 6 bungkus berat kotor masing-masing bungkusan 725 gram, 2 bungkus dengan berat kotor masing-masing bungkusan 700 gram dengan total berat kotor sabu 5,750 Gram.

Tak beberapa lama kemudian tepatnya pada Kamis (7/12/2017) malam, petugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, kembali menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat satu kilogram dengan modus yang sama.

Pelaku yang berjumlah dua orang ini kedapatan menyimpan dua paket sabu-sabu dengan berat sekitar satu kilogram di pahanya atau di selangkangannya.

Kedua pelaku asal Jawa Timur ini diketahui bernama Moh Syaifuddin Zuhri (21) asal Tambak Sumur, Sidoarjo dan M Ebie Firdaus (25) asal Gunung Anyar, Surabaya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan untuk menangkap aktor dibalik penyelundupan barang haram ini.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY