Diduga Mencuri Sawit, Seorang Pria Tewas Ditembak

Minggu,24 Desember 2017 | 10:44:28 WIB
Diduga Mencuri Sawit, Seorang Pria Tewas Ditembak
Ket Foto : Ilustrasi.

KAMPAR, jurnalmetronews.com - Belum selesai penanganan dugaan kasus persekusi terhadap Viki terduga begal yang tewas karena dihakimi massa, kini Polres Kampar kembali menangani kasus serupa.

Pasalnya pada Rabu (20/12/2017) sekitar pukul 13.00 WIB, seorang pria bernama Fikal (33) juga tewas di Dusun Tanjung Kudu, Desa Kualu, Kecamatan Tambang, ‎Kabupaten Kampar, Riau.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto mengatakan, Fikal yang merupakan warga Dusun Tanjung Kudu, Desa Kualu, Kecamatan Tambang, tewas ditembak pria misterius karena dia diduga sebagai pelaku pencurian buah sawit.

Saat itu, Fikal dilihat oleh warga diduga sedang mengambil buah sawit milik orang lain.

Tak lama kemudian, ada seorang warga yang menembak ke arahnya dari jarak jauh.

Melihat itu, Fikal langsung melarikan diri. Namun dia dikejar oleh warga hingga akhirnya pelariannya tersebut terhenti karena tertembak.

Peluru yang ditembakkan tersebut tepat mengenai bagian dada korban hingga akhirnya Fikal pun tewas di tempat.

"Korban sudah divisum di Rumah Sakit. Hasilnya, paru-paru korban ditembus peluru dari dada bagian depan ke belakang," ujar Deni pada Minggu (24/12) pagi.

Pihak keluarga yang berdomisili tak jauh dari lokasi kejadian langsung menjemput jenazah korban dan membawanya ke rumah.

Sementara itu pelaku penembakan diduga merupakan warga yang berdomisili di Dusun Tanjung Kudu Desa Kualu."Kita sedang memburu pelaku," tuturnya.

Deni tak menampik bahwa dugaan persekusi yang dilakukan warga merupakan yang kedua kalinya terjadi di wilayahnya.

"Ya sudah dua kali. Beberapa waktu lalu di Desa Rimbo Panjang, ada korban dikeroyok massa karena dituduh begal, padahal bukan. Jadi para pelaku ini kita kejar," katanya.

Deni menghimbau agar warga tak main hakim sendiri terhadap seseorang yang melakukan tindak pidana. Apalagi orang tersebut belum bisa dipastikan melakukan perbuatan melawan hukum.

"Kalau ada melihat pelaku pidana, amankan saja dan serahkan ke kepolisian. Jangan main hakim sendiri, negara ini ada aturan hukum," tutupnya.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY