Peringati Hari Pangan Sedunia, Gubri: Kita Punya Potensi Sagu

Kamis,28 Desember 2017 | 08:41:54 WIB
Peringati Hari Pangan Sedunia, Gubri: Kita Punya Potensi Sagu
Ket Foto : Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, peringati hari pangan sedunia.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, membuka peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXVII yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Riau Jalan Diponegoro pada Jumat (15/12/2017).

 

Peringatan hari pangan sedunia tersebut dihadiri oleh perwakilan seluruh Kabupaten/Kota se-Riau. Sejumlah kegiatan dilaksanakan guna memeriahkan kegiatan tersebut.

 

Andi mengatakan, bahwa Riau sangat potensial dengan sagu ditengah masalah lingkungan yang menerpa.

 

"Jadi sama-sama kita ingatkan untuk memperhatikan masalah pangan dan Alhamdulillah Riau punya potensi sagu," ujar Andi.

 

Ia memaparkan bahwa di Riau setiap tahunnya kekurangan pasokan beras sebanyak 350 ton. Untuk menutupi kekurangan tersebut, maka sagu adalah salah satu alternatifnya.

 

"Karena bagaimanapun kita tidak bisa mengejar ketertinggalan kebutuhan terhadap beras lebih dari 350 ton setiap tahun. Jadi untuk mengatasi kekurangan di Provinsi Riau, kita coba untuk mencari potensi yang sekurang-kurangnya bisa membantu kita terhadap kekurangan tersebut. Salah satunya kita punya sagu jadi sagu ini adalah budidaya yang ada," tuturnya.

 

Di Riau sendiri untuk wilayah pesisir mempunyai luas sekitar 82.000 hektare. Dari luasan lahan pesisir tersebut, Riau mampu memproduksi sekitar 40.000 ton sagu per tahunnya.

 

"Kita sudah mulai kegiatan untuk mempromosikan sagu ini melalui dinas ketahanan pangan yang terkait termasuk pariwisata pertanian kebudayaan kita selalu berseri untuk promosikan sagu," ucapnya.

 

Peningkatan produksi itu sendiri sudah mencapai 15 persen, yang mana artinya setiap Kabupaten di Riau kini sedang gencar-gencarnya memproduksi sagu dan mengolah bahan tersebut menjadi makanan yang lezat.

 

"Waktu MTQ kemaren saya meninjau bazar, hampir seluruh kabupaten penghasil sagu mempromosikan sagunya dan ternyata kuliner yang bisa dibuat dari sagu ini enak semua dan tahun 2016 Kita pernah mendapatkan Muri memproduksi sagu 369 menu itu waktu itu ke dinas ketahanan pangan dan pariwisata dan kesamaan dengan Kepulauan Meranti. Dan mudah-mudahan semangat ini kita dorong terus apalagi kita masih muda generasi muda harus tahu atau ini punya potensi kita ini punya," kata Andi.

 

Ia menjelaskan kalau sagu itu bagus dikonsumsi bagi mereka yang mempunyai alergi. Bagi orang tua yang memiliki penyakit diabetes bisa mengganti makanan pokoknya menjadi sagu karena kadar gula yang dikandungnya juga sedikit.

 

Andi bertekad untuk memajukan pangan ini. Terlebih di tahun 2045 rencananya Indonesia akan menjadi Lumbung Pangan Dunia.

 

"Ini bisa aja. Saya lihat Riau ini luar biasa apapun yang ditanam jadi mau hortikultur,  buah-buahan maupun yang pertanian apalagi yang perkebunan, semuanya berkembang dan ini tinggal semangat kita mari kita membangun sektor pertanian untuk mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan Dunia tahun 2045," tukasnya.(adv)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY