Bawa Sabu 1 Kg dari Malaysia

Tiga Warga Sumut Dituntut Hukuman Seumur Hidup

Kamis,28 Desember 2017 | 23:47:41 WIB
Tiga Warga Sumut Dituntut Hukuman Seumur Hidup
Ket Foto : Foto ilustrasi/int.

MEDAN, jurnalmetronews.com - Jaksa Penuntut Umum menuntut tiga terdakwa yang merupakan anggota sindikat narkoba jaringan Tanjung Balai-Malaysia dengan hukuman penjara seumur hidup pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan. 

Dalam tuntutannya Jaksa Penuntut Umum (JPU), Randi menyatakan, ketiga warga Tanjung Balai, Sumatra Utara (Sumut) itu bersalah membawa 1 kilogram sabu dan 21 ribu butir ekstasi dari Malaysia. Mereka, yakni Joniwan Sianipar (40), Abdul Rasyid Sinaga (60), dan Syamsul Bahri (45). "Meminta majelis hakim yang mengadili perkara ini agar menghukum ketiga terdakwa selama seumur hidup penjara," kata di hadapan majelis hakim yang diketuai S Batubara, Kamis (28/12) seperti yang dilansir jurnalmetronews.com dari republika.co.id.

Ketiga terdakwa yang merupakan nahkoda, mekanik, dan anak buah kapal tersebut bersalah melanggar Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ketiganya dinyatakan bersalah ikut serta menjadi perantara dalam peredaran 1 kg sabu dan 21 ribu butir ekstasi. 

Usai mendengarkan tuntutan JPU, ketiga terdakwa diberikan kesempatan menyampaikan nota pembelaan atau pledoi. Di hadapan majelis hakim, ketiga tedakwa mengaku dijebak. Mereka memohon agar diberi keringanan hukuman.

"Kami dijebak oleh Rafib Afandi Ginting alias Pandi, Yang Mulia. Dia mengajak kami untuk mengangkut kayu dari Tanjung Balai menuju Malaysia. Pulangnya katanya bawa drum kosong, rupanya dia bawa narkoba. Kami tak tahu," kata para terdakwa.

Setelah mendengar tuntutan dan pembelaan ketiga terdakwa, majelis hakim menutup persidangan. Sidang selanjutnya akan digelar awal tahun depan. Dalam dakwaan JPU sebelumnya, ketiga terdakwa ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Mereka diringkus ketika hendak menyandarkan kapal di pelabuhan tikus Tanjung Balai pada April 2017 lalu.

Penangkapan ini berawal dari diringkusnya Rafib Afandi alias Pandi sebelumnya. Namun, Pandi tewas ditembak karena melakukan perlawanan. Dari tangan mereka, petugas menyita barang bukti 1 kg sabu dan 21 ribu butir ekstasi. Selain keempatnya, BNN juga menetapkan dua orang lain sebagai tersangka. 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY