Hasil Jambret Dibelikan Cincin Emas, Pelaku: Untuk Menabung

Kamis,04 Januari 2018 | 15:09:21 WIB
Hasil Jambret Dibelikan Cincin Emas, Pelaku: Untuk Menabung
Ket Foto : Kapolsek Sukajadi, AKP Zulfa ekspos pengungkapan pelaku jambret.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Unit Reskrim Polsek Sukajadi mengamankan salah seorang pelaku penjambretan berinisial MA (20) yang merupakan warga Jalan Kubang Raya, Perumahan Villa Kencana, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

 

MA yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk kebersihan ini, diamankan saat berada di Hotel Damon, Jalan Hangtuah pada Rabu (3/1/2018) sekitar pukul 00.00 WIB.

 

Bersamanya, petugas mengamankan beberapa barang bukti berupa cincin emas, sehelai baju kemeja warna dongker, helm dan celana jeans yang digunakannya saat menjambret.

 

Kapolsek Sukajadi AKP Zufa mengatakan, aksi jambret tersebut dilakukan pelaku bersama dengan temannya berinisial B di Jalan Bunga Kertas, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Sukajadi pada Selasa (2/1) sekitar pukul 11.45 WIB lalu.

 

"Saat itu korban berinisial E bersama istrinya mengendarai sepeda motor. Lalu kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor menarik tas istri korban," kata Zulfa pada Kamis (4/1) siang.

 

Adapun isi di dalam tas korban ialah, kartu ATM Mandiri, BRI, KTP dan kartu prudential serta uang tunai Rp 300 ribu.

 

"Di dalam tas itu ada struk ATM dan pin ATM korban. Pelaku menarik uang sejumlah Rp 8,5 juta dari ATM Panam," ungkapnya.

 

Setelah melakukan penarikan sejumlah uang, kedua pelaku membagi rata uang tersebut. Untuk pelaku MA, sebagian uang itu dibelikannya ke cincin emas selebihnya dia membayar utang dan menginap di hotel Damon tersebut.

 

"Dibelikan cincin untuk menabung. Selebihnya uangnya dibayarkan ke utang," ujar MA saat ekspos di Mapolsek Sukajadi.

 

Selain itu, MA ternyata juga sudah melakukan aksi serupa sebanyak lima kali yang mana tiga kali dilakukan pada tahun 2015 dan selebihnya dilakukan pada tahun 2017.

 

"Pengakuan sudah lima kali di wilayah hukum Tampan, Limapuluh dan Sukajadi. Mereka ini sindikat karena rekannya selalu berbeda-beda. Jadi kita masih melakukan pengembangan," tukas Kapolsek.‎(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY