Syamsuar Ingin Atasi Kesenjangan Sosial di Riau

Senin,08 Januari 2018 | 12:15:39 WIB
Syamsuar Ingin Atasi Kesenjangan Sosial di Riau
Ket Foto : Syamsuar-Edy Natar Nasution saat deklarasi di Lapangan Bukit,Kecamatan Senapelan, Pekanbaru,Riau

PEKANBARU,jurnalmetronews.com - Di hadapan ratusan simpatisan yang menghadiri deklarasinya di Lapangan Bukit, Kecamatan Senapelan, Minggu (7/1/2018), Syamsuar menyampaikan visi misinya bila terpilih sebagai Gubernur Riau.

Menurutnya, kesenjangan sosial masih terlihat jelas di Provinsi Riau. Itu terbukti dengan tidak meratanya pembangunan infrastruktur di bumi lancang kuning ini. "Selain masalah pembangunan dan infrastruktur, Syamsuar juga sering menerima pengaduan terkait masalah kesehatan, seperti sulitnya rumah sakit menerima pasien yang menggunakan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

"Masalah BPJS, adanya pasien yang tidak diterima di rumah sakit. Tak ada tempat pengaduan. Masyarakat sehat yang kita butuhkan agar menjadi SDM (Sumber Daya Manusia) yang berdaya saing," tuturnya.

Begitu juga dengan masalah pendidikan. Menurut Bupati Siak itu, masih terdapat perbedaan dalam pemberian bantuan untuk bidang pendidikan. "Masih ada perbedaan bantuan. Pendidikan menjadi program unggulan, sarana pendidikan beasiswa untuk tidak mampu dan berprestasi. Untuk anak Riau yang bersekolah di Mesir tak punya asrama dan itu Insha Allah akan kita siapkan," sebutnya.

Masalah penggunaan Arena Purna MTQ pun tak luput dari pembahasan. Syamsuar bertekad menjadikan Purna MTQ yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, sebagai tempat pusat pembelajaran Al-Quran. Ia juga berencana meminimalisir kesenjangan sosial kaum dhuafa dan fakir miskin.

Sementara itu, masih banyaknya jumlah pengangguran yang ada di Riau juga menjadi sorotan. Syamsuar menuturkan kalau banyaknya pengangguran dikarenakan belum siapnya para pemuda-pemudi di Riau saat dihadapkan pada lapangan pekerjaan.

Oleh sebab itu, pria yang telah menjabat sebagai Bupati Siak selama dua periode ini, akan membuat balai Unit Pelaksana Tugas (UPT) tenaga kerja supaya angka pengangguran dapat berkurang. Mengembangkan kawasan industri yang ada di Riau juga menjadi misinya. Dengan pengembangan kawasan industri di Dumai, Buton, Inhil dan lainnya bisa memberikan kesempatan kerja bagi mereka yang belum mendapatkan pekerjaan.

"Ibu kota merupakan cerminan provinsi, Pemko butuh bantuan dan dukungan dari pemerintah provinsi. Jadi saya akan memberikan bantuan untuk mengatasi masalah tersebut," tukasnya.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY