Percobaan Pembakaran Istana Siak, Gubernur Riau Utus Kadis Budaya ke Lokasi

Selasa,09 Januari 2018 | 10:49:35 WIB
Percobaan Pembakaran Istana Siak, Gubernur Riau Utus Kadis Budaya ke Lokasi
Ket Foto : Olah TKP pembakaran istana siak. Sumber: Tribun Pekanbaru

PEKANBARU, jurnalmetronews.com -Pasca kejadian percobaan pembakaran istana Siak yang terjadi Senin (8/1/2018), Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman langsung mengutus Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zen untuk melihat langsung kondisi Istana.

"Selasa pagi Kadis Kebudayaan sudah saya suruh langsung ke Siak, untuk melihat langsung kondisi Istana, dan tentunya dicarikan solusi kedepannya, "ujar Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Senin (8/1/2018) malam.

Sebagai warisan budaya dan merupakan benda cagar budaya, maka sudah seharusnya dijaga dengan baik, karena peninggalan budaya tersebut menurut Andi tidak bisa diulang atau dibangun kembali.

"Jangan sampai ada pengrusakan dan lainnya, bagaimana agar komitmen kita bersama dalam menjaganya kedepan, "ujar Andi.

Andi juga mengingatkan tidak hanya Istana Siak namun benda bersejarah di Riau harus sama-sama dijaga dan dipelihara dari ancaman kerusakan orang yang tidak bertanggung jawab.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Istana Siak dibagian dalam gedung terjadi kebakaran, diduga ada orang tak dikenal sengaja ingin membakar situs bersejarah di bumi Melayu tersebut.

"Saya langsung ke lapangan meninjau langsung kondisi Istana, dan tentunya sesuai arahan pak Gubernur harus dijaga dan jika perlu pengawasan akan diperketat, "ujar Kadis Kebudayaan Yoserizal Zen.

Kasus percobaan pembakaran Istana Siak Asherayah Alhasyimiyah masih menjadi teka- teki.

Namun ada cerita lain di balik segala dugaan kebanyakan warga.

Informasi yang dihimpun Tribun, Senin (8/1/2018), sekitar pukul 10.00 WIB, Dinas Pariwisata menggelar rapat.

Rapat tersebut disebut-sebut tentang penertiban gerai pernak-pernik yang sudah lama ada di dalam kompleks istana.

Bahkan, rapat tersebut dikabarkan berjalan alot.

Seorang pekerja di kawasan Istana Siak, meminta namanya jangan ditulis, mengatakan, rapat tersebut cukup alot.

Namun dia tidak tahu persis mengenai materi rapat dan permasalahannya.

"Coba Abang telusuri ke Dinas Pariwisata Bang. Karena kita pikir-pikir bodoh aja, manalah mungkin orang lain melakukannya. Semua wisatawan kita sangat hormat dengan istana, mereka semua manut kalau masuk ke istana," kata pria yang bekerja untuk istana tersebut.

Dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pariwisata Siak, Fauzi Asni, dia enggan menjelaskan.

Bahkan, dia meminta agar kejadian mengejutkan masyarakat Siak itu jangan dihubungkan dengan rapat yang digelar sebelum siang kemarin.

"Jangan dihubungkan dengan rapat," kata dia seperti yang dilansir dari Tribunpekanbaru.com.

Sumber: Tribun Pekanbaru

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY