DPO Pecah Kaca di Dua Lokasi Diamankan Polisi

Selasa,09 Januari 2018 | 13:07:46 WIB
DPO Pecah Kaca di Dua Lokasi Diamankan Polisi
Ket Foto : AN alias Epi Pontong yang diduga sebagai DPO kasus pencurian dengan modus pecah kaca diamankan pihak kepolisian.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Unit Reskrim Polresta Pekanbaru mengamankan seorang pria berinisial AN (50) alias Epi Pontong, yang diduga melakukan pencurian dengan modus pecah kaca sebanyak dua kali.

 

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Aryanto mengatakan, pelaku berhasil diamankan saat berada di rumahnya, Jalan Dahlia, Gang Gajus, Kecamatan Sukajadi pada Senin (8/1/2018).

"Penangkapan dipimpin oleh Kasubnit Jatanras, Ipda Rachmat Wibowo. Pelaku merupakan DPO kasus Curat di dua TKP," ungkap Bimo pada Selasa (9/1) siang.

Lebih lanjut Bimo mengungkapkan, pelaku pertama kali melakukan aksinya di es cendol pak Jenggot, Jalan M Yamin pada 28 Oktober 2017 lalu.

Saat itu korban Mohammad Nasustion, baru saja mengambil uang Rp 50 juta di bank Mandiri, Jalan Sudirman. Kemudian dia pergi ke es cendol Pak Jenggot dan memarkirkan mobilnya di pinggir jalan, sementara uang tersebut diletakkannya di dalam mobil.

 

Tak lama kemudian saat korban hendak pergi, dia melihat kaca mobilnya telah pecah. Alhasil uangnya pun raib.‎

 

Sebulan kemudian tepatnya tanggal 11 November 2017, aksi serupa kembali terjadi pada seorang wanita bernama Marta yang memarkirkan mobilnya di depan SD Santa Maria, Jalan Ahmad Yani. 

"Waktu itu salah seorang pelaku berinisial F berhasil diamankan warga. Sedangkan rekannya yakni Epi Pontong berhasil melarikan diri membawa handphone milik korban seharga Rp 3 juta," kata Bimo.

 

Berdasarkan keterangan tersangka F dan penyelidikan pihak kepolisian, Epi Pontong pun berhasil diamankan bersama beberapa barang bukti.

 

Adapun barang bukti tersebut ialah satu kunci letter L, satu unit sepeda motor Honda Beat dan sisa pecahan kaca mobil.

 

"Kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka. Untuk saat ini masih kita kembangkan apakah masih ada melakukan aksi serupa di TKP lainnya," tukasnya.(sya)‎

 

 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY