Tiga Ekor Kambing Jantan Disiapkan untuk Umpan Harimau di Inhil

Senin,15 Januari 2018 | 15:59:00 WIB
Tiga Ekor Kambing Jantan Disiapkan untuk Umpan Harimau di Inhil
Ket Foto : Kambing jantan yang dimasukkan ke dalam kerangkeng untuk memikat harimau Sumatera yang tewaskan karyawati di PT THIP di Inhil.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Tim gabungan yang dipimpin oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, hingga saat ini masih memburu harimau yang telah menerkam Jumiati seorang karyawati di PT Tabung Haji Inti Plantation (THIP) di Inhil.

Pemasangan perangkap dengan menyediakan tiga ekor kambing jantan sebagai umpannya telah dilakukan oleh tim gabungan tersebut.

"Sekarang ada dua kandang dan rencana akan ditambah kandang satu lagi," ujar Kasubbag Humas BBKSDA Riau, Dian Indiarti pada. Senin (15/1/2018) siang.

Menurut Dian berdasarkan penjelasan dari dokter hewan, bau kambing jantan adalah salah satu umpan yang mempan untuk memikat hewan dengan nama latin phantera tigris sumatrae tersebut untuk datang.

‎"Berdasarkan penjelasan dokter hewan saat kita rapat, penanganan konflik ini bau kambing paling menyengat dan menari untuk satwa tersebut. Jadi diputuskan umpan untuk menjerat harimau adalah kambing," jelasnya.

Pemasangan umpan masih dietakkan di Kecamatan Pelangiran dan tak jauh dari lokasi penerkaman Jumiati tepatnya di areal perkebunan THIP."Lokasi masih di Kecamatan Pelangiran sekitar 2 kilometer dari lokasi TKP," sebutnya.

Sementara itu dari pantauan tim di lokasi, jejak baru dari satwa itu setiap harinya terpantau di lokasi.‎"Karena berdasarkan informasi anggota setiap hari ditemukan jejak baru berarti harimau masih berada di sekitar tempat tersebut," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Jumiati (33) tewas setelah diterkam harimau saat bekerja di KCB 76 Blok 10 Afdeling IV Eboni State pada Rabu (3/1/2018) lalu.

Selain Jumiati, dua orang karyawan lainnya juga bertemu dengan satwa itu namun beruntung mereka dapat menyelamatkan diri dengan cara memanjat pohon.

Menurut Kepala BBKSDA Riau, Hariono, diduga harimau di lokasi ‎tersebut lebih dari satu ekor dan merupakan harimau berusia remaja.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY