Nekat Terjun ke Sungai, Terduga Pelaku Penipuan Ditemukan Tewas Tenggelam

Senin,15 Januari 2018 | 20:10:23 WIB
Nekat Terjun ke Sungai, Terduga Pelaku Penipuan Ditemukan Tewas Tenggelam
Ket Foto : Seorang pria yang ditemukan tewas tenggelam di Sungai Kampar. Diduga dia merupakan pelaku penipuan terhadap beberapa orang toke sawit di Desa Siabu.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Seorang pria yang diduga sebagai pelaku penipuan ditemukan tewas di Sungai Kampar pada Senin (15/1/2018) pagi.

Pria tersebut nekat terjun dari jembatan Danau Bingkuang ke Sungai Kampar lantaran takut dihajar massa karena salah satu ban mobilnya lepas.

Kapolres Kampar, AKBP Deny Oktovianto, membenarkan penemuan jasad pria tersebut.

"Iya sudah ditemukan pagi tadi sekitar pukul 7. Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau," katanya pada Senin sore.

Peristiwa pengejaran pria itu bermula ketika dia mendatangi seorang toke sawit bernama Isaf di Desa Siabu pada Kamis (11/1) lalu. Saat itu pelaku ‎mengatakan bahwa dia memiliki kebun sawit seluas 4 hektare.

Tak lama setelah itu, pelaku meminjam uang kepada Isaf dan korban pun memberikan uang sebesar Rp3,8 juta kepada pelaku. 

Di hari yang sama, pelaku juga mendatangi rumah toke sawit lainnya yakni Anto untuk meminjam uang juga. Namun hal itu gagal dilaksanakan lantaran Anto tak berada di rumah.

Merasa curiga, Isaf pun akhirnya mencari tau siapa orang yang telah meminjam uangnya tadi dan diketahui lah kalau pelaku ternyata tak memiliki kebun sawit di desa itu.

Kesal dengan perbuatan pelaku, Isaf bersama warga sepakat untuk memancing pelaku datang ke desa mereka. 

Setelah dipancing, pelaku akhirnya datang ke Desa Siabu tersebut tepatnya di rumah Anto pada Sabtu (13/1) sekitar pukul 09.00 WIB, menggunakan mobil Avanza warna putih.

‎Saat pelaku akan menemui Anto, dia melihat ada Isaf disana. Dia pun berusaha melarikan diri namun dikejar oleh warga.

Karena salah satu bannya lepas, pelaku menghentikan laju kendaraannya dan meloncat ke Sungai Kampar.

"Pelaku akhirnya ditemukan setelah tim gabungan dari kepolisian, BPBD dan Basarnas mencari keberadaan pelaku. Diduga dia tewas karena tak bisa berenang," tukas Deni.(sya)

 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY