Pelimpahan Berkas HW Hutahean Ditunda

Selasa,16 Januari 2018 | 18:42:51 WIB
Pelimpahan Berkas HW Hutahean Ditunda
Ket Foto : HW Hutahean saat diperiksa oleh penyidik Polda Riau.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Penyerahan tersangka dan berkas perkara dari tahap penyidikan ke tahap penuntutan (tahap II) dengan dugaan kasus perambahan hutan secara illegal, PT Hutahean ditunda.

Padahal tahap II itu direncanakan akan dilangsungkan pada hari ini, Selasa (16/1/2018). Namun hal itu batal dilakukan lantaran HW Hutahean selaku Direktur Utama, PT Hutahean dikabarkan sedang sakit.

"Karena ada surat permohonan dari pengacara pihak PT Hutahean, bahwa yang mewakili korporasi yang ditunjuk sebagai yang bertanggung jawab yakni Dirutnya HW Hutahean lagi sakit," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo pada Selasa siang.

Atas dasar tersebut, maka penyidik kepolisian akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Riau guna menentukan kapan jadwal tahap II selanjutnya.

"Maka kita langsung berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi untuk melaksanakan tahap II kapan," jelasnya.

Kasus ini mulai terkuak ketika, Kelompok masyarakat Koalisi Rakyat Riau (KRR) melalui Koordinator KRR Fachri Yasin, melaporkan 33 perusahaan di Riau ke Polda Riau karena diduga telah melakukan tindak pidana menguasai kawasan lahan dan hutan secara ilegal pada Senin (16/1/2017) lalu.

Menurut Fachri, berdasarkan data Panitia Khusus Monitoring dan Evaluasi perizinan DPRD Riau, 33 perusahaan sawit tadi diduga berada di dalam kawasan hutan seluas 103.320 hektare.  

Kemudian sekitar 203.977 hektare kebun sawit lagi ditanam tanpa menggunakan izin Hak Guna Usaha (HGU). Dari 33 perusahaan ada empat yang naik ke penyidikan yakni PTPN V, PT Ganda Hera Hendana, PT Seko Indah dan PT Hutahaean.

Namun penyidik baru menetapkan PT Hutahean yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini sebagai tersangka.(sya)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY