Buron 3 Tahun Terpidana TPA Muara Fajar Dieksekusi Kejari

Selasa,30 Januari 2018 | 20:32:51 WIB
Buron 3 Tahun  Terpidana TPA Muara Fajar Dieksekusi Kejari
Ket Foto : Buronan kasus korupsi yang sudah 3 tahun menghilang, Abdul Kohar, akhirnya dieksekusi Kejaksaan Negeri Pekanbaru.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Buronan kasus korupsi yang sudah 3 tahun menghilang, Abdul Kohar, akhirnya  dieksekusi Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau di salah satu warung kopi di Kecamatan Rumbai, Selasa (30/1/2018) pukul 10.30 WIB.

Dikatakan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Pekanbaru Azwarman, SH terpidana dieksekusi, tanpa perlawanan. Kejari juga menyita uang sebesar Rp66 juta yang dijadikan barang bukti.

"Hanya mempertanyakan saja. Setelah kita tunjukkan surat, ia (terpidana, red) ikut," ujar Kasipidsus didampingi Sekretaris Tim Pemburu DPO Kejati Riau, Gaos Wicaksono. 

Terpidana Abdul Kohar merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek pelaksana pengembangan teknologi pengolahan persampahan senilai Rp454 juta tahun 2009. 

Dalam kegiatan tersebut, ujar Kasipidsus,  ada anggaran untuk alat berat escavator dan dump truk. Tetapi, dump truk tidak digunakan, karena tanah untuk penimbunan proyek Tempat Pembuangan Akhir (TPA) diambil dekat dengan lokasi pekerjaan.

Dalam amar putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor : 924 K/Pidsus/2014 pada 25 Februari 2014, terpidana dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana yang diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHPidana. 

Atas perbuatannya tersebut, pria yang berusia 61 tahun itu dihukum selama 1 tahun penjara, denda Rp50 juta subsidair 1 bulan kurungan.

Disampaikan Kasipidsus, sebelumnya Kejari mengeksekusi Mahyulis Yahya, mantan Kepala Dinas Kebersihan Kota Pekanbaru dalam hal kasus yang sama. 

Usai dieksekusi, terpidana Abdul Kohar menjalani proses administrasi untuk  menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru. 

Sementara itu, Sekretaris Pemburu DPO Kejati Riau, Gaos Wicaksono mengapresiasi kinerja tim Kejari yang belum seminggu sudah menangkap 3 buronan kasus korupsi.

"Dalam hal ini Kejari benar-benar serius melakukan penegakan hukum. Kami terus memburu DPO," tutup Gaos. (red)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY