Eksekusi Lahan PTPN V Diduga Syarat Kepentingan Perusahaan Besar

Rabu,07 Februari 2018 | 11:16:34 WIB
Eksekusi Lahan PTPN V Diduga Syarat Kepentingan Perusahaan Besar
Ket Foto : Aktivis Tommy Simanungkalit menggelar kinferensi pers di salah satu hotel di Pekanbaru terkait eksekusi lahan PTPN V, Selasa (6/2/2018).

PEKANBARU, jurnalmetronews.com - Eksekusi lahan PT Perkebunan Nusantara V di Kabupaten Kampar diduga syarat dengan kepentingan perusahaan besar, Sinar Mas Grup.

Hal itu disampaikan mantan Aktivis Yayasan Riau Madani, Tommy Simanungkalit kepada wartawan, Selasa (6/1/2018). 

Tommy yang awalnya sama-sama berjuang menggugat PT Perkebunan Nusantara V tak menyangka, jika gugatan mereka akan dimanfaatkan oleh salah satu perusahaan besar di Riau.

Salah seorang utusan perusahaan besar di Riau yang bergerak di bidang kehutanan, yakni Sinar Mas Grup datang menjumpai mereka. Salah seorang utusan perusahaan itu datang menawarkan akan memfasilitasi dan membiayai gugatan ke PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V dari awal hingga akhir.

Mengetahui hal tersebut, Tommy sontak memprotes hal itu. Tommy menyatakan tak ikut-ikut lagi dalam gugatan itu dan mempersilakan kepada Yayasan Riau Madani melanjutkan gugatannya.

"Sidang keempat saya tak ikut lagi. Tapi saya monitor dari awal hingga hari ini," di hadapan puluhan wartawan yang hadir saat konferensi pers, Selasa (6/2/2018).

Menurut Tommy, walaupun sudah ada putusan akhir yang berkekutan hukum tetap tentang lahan milik PT Perawang Sukses Perkasa Industri (PSPI) seluas 2.823,52 hektare, namun putusan itu mengambang.

Pasalnya, di objek yang sama ada PT Air Jernih seluas sekitar 300 hektare yang digugat oleh Yayasan Riau Madani, tetapi putusannya berbeda. 

"Kalau bisa saya menarik diri dari gugatan itu saya lakukan. Tetapi, tak bisa lagi," tutupnya. (red)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY