Sidang Korupsi di Dispenda Riau

Majelis Hakim Diminta Perintahkan JPU Hadirkan SF Haryanto

Jumat,16 Februari 2018 | 13:32:41 WIB
Majelis Hakim Diminta Perintahkan JPU Hadirkan SF Haryanto
Ket Foto : Foto : ilustrasi/int.

PEKANBARU,jurnalmetronews.com - Majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru diminta agar memerintahkan Jaksa Penuntut Umum menghadirkan mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Riau, SF Haryanto sebagai saksi di pengadilan.

Hal itu disampaikan Tim Penasehat Hukum terdakwa Deyu yang diketuai Kapitra Ampera SH saat persidangan yang berlangsung, Kamis (15/2/2018). Selain itu, majelis hakim diminta memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi lainnya, mantan Kabid di Dispenda Riau Genta di persidangan untuk didengar kesaksiannya.

Permintaan ini merupakan yang kedua kalinya disampaikan penasehat hukum terdakwa kepada majelis hakim. Permintaan pertama disampaikan penasehat hukum terdakwa pada sidang yang digelar Senin (12/2/2018) sekitar pukul 22.30 WIB. 

Saat itu, SF Haryanto dipanggil untuk memberikan kesaksian di persidangan bersana dua mantan Kadispenda lainnya, yakni Jhoni Irwan dan Masperi.

Namun saat itu SF Haryanto tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas. Sebelum menutup sidang saat itu, penasehat hukum terdakwa meminta majelis hakim memerintahkan jaksa untuk menghadirkan SF Haryanto, pada sidang berikutnya. Namun saat itu, pernyataan tersebut mendapat tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum yang menyatakan menghadirkan saksi tersebut kewenangan jaksa penuntut.

Seperti dilansir jurnalmetronews.com dari bertuahpos.com, hal ini memancing emosi penasehat hukum terdakwa, sehingga terjadi tegang urat leher antara penasehat hukum terdakwa dan jaksa penuntut. 

Majelis hakim dengan berkali-kali memukulkan palunya meminta kedua belah pihak tenang, kemudian pada persidangan, Kamis (15/2/2018), Jaksa Penuntut kembali memanggil sejumlah nama sebagai saksi ke persidangan. Namun SF Haryanto tetap tidak hadir.

Usai sidang, tim penasehat hukum terdakwa kembali meminta kepada majelis hakim untuk meminta jaksa menghadirkan SF Haryanto ke persidangan, pada sidang berikutnya.

Deni SH, salah seorang tim penasehat hukum terdakwa, ketika ditemui, mengatakan perlunya SF Haryanto hadir memberikan kesaksian di persidangan, mengingat SF Haryanto adalah kepala dinas saat itu. "Enam orang saksi menurut Deni, menyebutkan adanya pemotongan tersebut. Jadi kita ingin tahu bagaimana sebenarnya dari SF Haryanto," ujarnya.

Sementara kesaksian Genta, lanjut Deni, diperlukan karena Genta merupakan salah seorang Kabid Pajak yang mengerti mengenai pemotongan tersebut. "Kita harapkan kedua saksi kunci ini hadir di persidangan berikutnya," ujar Deni.

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY