Hindari Jeratan Hukum

Sekdakab : KPA dan PPTK Harus Tingkatkan Kapabilitas dan Integritas

Kamis,08 Maret 2018 | 18:06:47 WIB
Sekdakab : KPA dan PPTK Harus Tingkatkan Kapabilitas dan Integritas
Ket Foto : Azwirman, Sekdakab Solok/Foto : rls.

SOLOK,jurnalmetronews.com -  Akhir – akhir ini pengadaan barang dan jasa memang terlihat menjadi sasaran empuk oleh beberapa pihak yang memiliki akses dan kedekatan dengan penguasa, mulai dari pemerintahan pusat hingga kabupaten/ kota. 

Namun, tidak sedikit dari mereka yang bermain – main dengan pengadaan barang dan jasa itu, telah dipaksa pindah dari rumah masing – masing ke hotel prodeo, alias penjara.

Sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Febri Hendri, selaku Koordinator Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch, bahwa pengadaan barang dan jasa merupakan sektor terbesar yang menjadi "lahan basah" tindak pidana korupsi.

Menurutnya, hampir 80 persen kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berasal dari sektor tersebut. Pada sektor tersebut, banyak sekali celah bagi oknum untuk melakukan korupsi. “Korupsi pengadaan barang dan jasa diawali perencanaan dan penganggaran. Jadi penganggaran sudah dikapling-kapling, sekian jatah buat pihak tertentu," ujar Febri waktu itu di Hotel Swiss-Bel Kalibata, Jakarta.

Sebenarnya, banyak cara untuk menghindari potensi sebagaimana yang disampaikan oleh Febri, salah satunya dengan meningkatkan kapabilitas dan integritas, mulai dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pengadaan dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), hal ini lah yang ditegaskan oleh Aswirman, selaku Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kabupaten Solok di Axana Hotel Padang, kemarin (7/3/2018).

“Saya meminta kepada KPA dan PPTK sebagai pengelola kegiatan, untuk memperbaiki system serta meningkatkan kapabilitas dan integritas dalam melaksanakan kegiatan pengadaan barang/jasa,” tegas Aswirman, kepada peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengadaan Barang dan Jasa bagi KPA dan PPTK di Lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Solok Tahun Anggaran (TA) 2018, di Axana Hotel Padang tersebut.

Lebih lanjut Azwirman menegaskan,  agar peserta bimtek jangan takut atau ragu dalam melaksanakan tugas yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. “Selagi kita menjalankan tugas masih dalam koridor aturan yang berlaku pasti kita akan aman dari proses hukum,” ungkapnya.

Pernyataan dan penegasan Sekdakab Solok itu, juga disaksikan oleh beberapa orang pejabat lainnya di Pemerintahan Kabupaten Solok, diantaranya; Suharmen selaku Asisten 2 Pemkab Solok, Ardi selaku Kabag Pembangunan dan Devi Pribadi selaku Kabag Humas. (rls)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY