Gelar Berbagai Kegiatan, BMPD Riau Mengalirkan Berkah di Bulan Ramadan

Kamis,03 Mei 2018 | 23:09:19 WIB
Gelar Berbagai Kegiatan, BMPD Riau Mengalirkan Berkah di Bulan Ramadan
Ket Foto : Foto bersama BMPD Riau usai menggelar konferensi pers di Kantor BI Pekanbaru, Kamis (3/5/2018).

PEKANBARU, jurnalmetronews.com- Badan Musyawarah Perbankan Daerah mengadakan berbagai kegiatan sosial di bulan Ramadan. Kegiatan ini digelar setiap tahun untuk mengalirkan berkah kepada sesama.

Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Riau, Siti Astiyah mengatakan, kegiatan sosial yang diadakan BPMD Riau bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) tahun ini mengangkat tema 'Semarak Ramadan 1439 Hijriyah, BMPD Riau Mengalirkan Berkah'.

Bentuk kegiatan yang diselenggarakan, berupa wakaf Al Quran yang dilakukan setiap tahun. "Wakaf Al Quran diberikan kepada masjid dan musala yang membutuhkan, sehingga orang yang datang ke masjid sambil menunggu waktu salat bisa membaca Al Quran," kata Siti yang juga Pimpinan Bank Indonesia Pekanbaru.

Ditambahkan Siti, kegiatan kedua yang diselenggarakan BMPD Riau, yakni memberikan santunan kepada panti asuhan. Hal ini sebagai bentuk terima kasih dan solidaritas BMPD Riau terhadap sesama, dengan demikian seluruh masyarakat bisa menikmati kebahagian Ramadan. "Panti asuhan yang menerima santunan akan dipilih," terang Siti saat konferensi pers di Kantor Bank Indonesia (BI) Pekanbaru, Jalan Sudirman, Kamis (3/5/2018).

Kegiatan ketiga, pesantren kilat yang diikuti anak-anak umur 9 sampai 15 tahun. Tujuan dari kegiatan ini, agar anak-anak sebagai penerus bangsa bisa belajar agama Islam dengan lebih baik.

Hal yang terpenting dari pesantren kilat, sebut Siti Astiyah, mereka bisa mengimplementasikan apa yang diperolehnya dari belajar agama Islam dengan maksimal dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan demikian, anak-anak lebih santun, sayang dan cinta kepada orangtuanya.

Pesantren kilat juga dapat menumbuhkan etos kerja, karena anak-anak umur 9 sampai 15 tahun itu sangat penting disentuh emosinya sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan keempat, yaitu pelatihan Salat khusu'. Disampaikan Ketua BMPD Riau, umat Islam diberi waktu 24 jam sehari. Gunakanlah waktu yang tersedia semaksimalnya. 

"Salat itu kesempatan sebagai seorang hamba untuk berbicara dan meminta kepada Tuhannya. Oleh karena itu, kita menganggap Salat Khusu itu penting. Moga-moga ini bisa ditularkan sehingga punya efek yang positif kepada masyarakat banyak," kata Siti. 

Kegiatan Salat Khusu' akan diikuti 100-150 orang. Kalau satu orang yang mengikuti kegiatan Salat Khusu' menularkan kepada istri dan suami di rumah, tentu bisa membawa dampak positif bagi yang lainnya.

Kegiatan kelima, yakni pengumpulan baju layak pakai yang disalurkan ke panti asuhan. Terakhir, kegiatan yang baru dilaksanakan BMPD Riau, yakni memberikan pinjaman mikro syariah. 

Dana bergulir ini diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro. Jumlah pinjaman yang disalurkan berkisar Rp500 ribu sampai Rp1 juta. "Kita yakini kegiatan ini sangat positif bagi pedagang mikro. Tahun depan bisa lebih bagus, lebih baik lagi. Inilah kenapa bulan Ramadan kita ingin mengalirkan berkah yang ada. Berkah bagi semua anggota BMPD dan masyarakat di Riau," kata Siti. 

Sementara itu, Wakil Ketua BMPD Riau, Dedi Eka Putra menambahkan, pesantren kilat diselenggarakan pada 5 Mei sampai 6 Mei di salah satu hotel di Pekanbaru.

Kenapa di hotel, tanya Dedi, padahal tahun lalu, pesantren kilat diselenggarakan di Bank Indonesia. Dedi menjawab, agar anak-anak merasakan hal yang berbeda. 

Kegiatan lainnya, yakni memberikan santunan ke Panti Asuhan. Pemberian santunan tahun ini tidak seperti tahun yang lalu. Sebelumnya, Dedi menjelaskan, BMPD yang beranggotakan 60 perbankan daerah Riau mengundang panti asuhan ke BI. "Tahun ini kita yang datangi ke tempatnya," cakapnya.

Ditambahkan Dedi,  untuk wakaf Al Quran dimulai pada 10 Mei. Targetnya, tahun ini diwakafkan 2.000 Al Quran. Uniknya, distribusi Al Quran rata-rata merupakan sumbangan karyawan bank yang berada di Riau. 

Selanjutnya, pelatihan Salat Khusu' yang ditargetkan diikuti 150 orang', tahun lalu kegiatan tersebut tak ada. Tahun lalu, kegkatan yang diselenggarakan, yakni hafalan Asmaul Husna, tetapi rata-rata anak-anak sudah banyak yang hafal Asmaul Husna. 

Untuk kegiatan lainnya, yakni distribusi kain layak pakai, Dedi menyatakan, kain yang didistribusikan mencapai 500 kilogram. Sebelum disumbangkan, baju-baju dilaundry terlebih dulu dan dikemas dengan baik supaya yang menerima senang. 

Terakhir, digelar buka puasa bersama. Kegiatannya dihadiri seluruh bank yang tergabung di BMPD Riau sedangkan tausiah diisi oleh Ustadz Mustafa Umar. (dr)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY