Ancam Pecat Rektor Unri, Direktur PABHR Sayangkan Pernyataan Menristekdikti

Senin,04 Juni 2018 | 23:29:56 WIB
Ancam Pecat Rektor Unri, Direktur PABHR Sayangkan Pernyataan Menristekdikti
Ket Foto : Direktur PABHR, Mayandri Suzarman SH.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com- Direktur Pusat Advokasi & Bantuan Hukum Riau, Mayandri Suzarman, SH menyayangkan sikap Menteri Riset, Teknologi, Pendidikan Tinggi yang main ancam akan memecat Rektor Universitas Riau.

Pernyataan yang disampaikan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tersebut 'disulut' adanya dugaan perakitan bom oleh teroris di Universitas Riau (UR).

Menurut Mayandri yang juga Ketua Lembaga Bantuan Hukum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pekanbaru, pernyataan yang disampaikan Menristekdikti terlalu dini dan tak objektif karena seolah olah menyalahkan pimpinan universitas tersebut.

"Seharusnya Menristekdikti mencari dulu fakta atas kejadian tersebut, jangan langsung menyalahkan pimpinannya. Lakukan dulu investigasi atas kejadian tersebut lalu cari solusinya, jangan main ancam pecat saja," kata Mayandri kepada jurnalmetronews.com, Senin (4/6/2018).

Semua pihak diminta melihat kejadian secara objektif dan tak terburu-buru menyimpulkan dan menyalahkan pimpinan universitas. "Kampus itu adalah tempat publik, bukan tempat privat, jadi semua orang bisa bebas memasuki areal kampus, jadi tentu tak mungkin kita menyalahkan pimpinan universitas atas kejadian tersebut. Tugas kita bersamalah untuk mengawasi lingkungan dan keamana kita," ujar Mayandri.

Advokat muda yang baru saja lulus tes sebagai Hakim Peradilan Hubungan Industrial (PHI) ini memberikan apresiasi dan termakasih kepada Kepolisian, terutama Densus 88 yang berhasil menangkap terduga pelaku radikalisme di Kampus Unri beberapa hari yang lalu.

Ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Namun sangat disayangkan adanya opini yang dikembangkan oleh pihak-pihak tertentu yang seolah-olah menyalahkan pimpinan universitas tersebut dalam kejadian ini.

"Jangankan universitas, tempat-tempat yang dijaga ketat dengan senjata lengkap  dan telah terjamin keamanannya pun berhasil dimasuki oleh teroris," tutup Mayandri. (war)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY