Hari jadi ke 234, Kota Pekanbaru Semakin Smart

Selasa,26 Juni 2018 | 22:49:22 WIB
Hari jadi ke 234, Kota Pekanbaru Semakin Smart
Ket Foto : Walikota Pekanbaru, DR Firdaus, ST, MT saat memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-234 di Komplek Perkantoran Tenayan Raya, Senin (25/6/2018).

PEKANBARU, jurnalmetronews.com- Di bawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru, DR Firdaus, ST, MT dan Wakil Walikota, Ayat Cahyadi, Kota Pekanbaru semakin smart pada hari jadi yang ke-234.

 

Memperingati hari jadi tersebut, digelar upacara di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Senin (25/6/2018). Walikota Pekanbaru, Firdaus memimpin pelaksanaan upacara tersebut. Meskipun, lapangan basah setelah diguyur hujan, namun Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, warga sekitar dan undangan yang hadir tetap khidmat mengikuti pelaksanaan upacara. 

 

Walikota Pekanbaru, Firdaus mengajak masyarakat Pekanbaru, bersyukur dan berterima kasih kepada Sultan Muhammad Ali Abdul Djalil Muazamsyah atas jasanya mendirikan Kota Pekanbaru pada 23 Juni 1784 yang ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Pekanbaru. 

 

"Hari ini juga merupakan hari yang bersejarah dan istimewa bagi seluruh aparaturs sipil negara beserta seluruh masyarakat Pekanbaru, karena Kota Pekanbaru yang dicintai mendapatkan kado istimewa dengan telah selesainya proses pembangunan Komplek Perkantoran Tenayan Raya," kata Walikota.

 

Firdaus menyampaikan, visi daerah 2005-2025, yakni 'Terwujudnya Kota Pekanbaru sebagai Pusat Perdagangan dan Jasa, Pendidikan serta Pusat Kebudayaan Melayu, Menuju Masyarakat Sejahtera Berlandaskan Iman dan Taqwa', kemudian dijabarkan dalam visi antara tahun 2017-2022, yakni 'Terwujudnya Pekanbaru Smart City yang Madani'.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, dalam pelaksanaan upacara Hari Jadi Pekanbaru ke 234 tahun 2018 ini, diambil tema 'Melalui Semangat Hari Jadi Pekanbaru ke 234, Kita Perkuat Nilai-nilai Masyarakat Madani menuju Pekanbaru Smart City'.

 

Dijelaskan Walikota, gambaran masyarakat Pekanbaru yang agamis dan religius, indikatornya yaitu Pertama, sehat jasmani dan rohani. Kedua, cerdas, berpendidikan, menguasai keterampilian dan teknologi, yang berperadaban. Ketiga, berakhlak yang baik dan cinta pada budaya bangsa. 

 

Arah kebijakan pembangunan tahun 2018, adalah upaya mengatasi berbagai permasalahan pembangunan yang telah ditargetkan dan belum tercapai pada periode RPJMD Kota Pekanbaru tahun 2012-2017. Fokus pembangunan pada tahun pertama, kata Wako, meningkatkan penyediaan jaringan komunikasi dan teknologi informasi serta pembangunan berbagai aplikasi E-Government untuk menunjang kinerja pembangunan daerah.

 

Disampaikan Walikota dua periode ini, penanggulangan masalah genangan/banjir tetap menjadi fokus pada arah kebijakan tahun pertama. "Alhamdulillah, atas kerjasam selama enam tahun, telah mengantarkan kita pada suatu keadaan yang lebih baik dari sebelumnya," ujar Firdaus.

 

Keberhasilan pembangunan tersebut, dapat dilihat dari indeks pembangunan manusia (IPM) yang meliputi 3 indikator, yakni kondisi kesehatan, daya beli/kesejahteraan dan pendidikan. Hal ini ditunjukkan dengan IPM Kota Pekanbaru tahun 2015 adalah 79,32. "Angka ini tertinggi rata-rata Provinsi Riau 70,84, bahkan lebih baik dari rata-rata nasional 68,4 dan Kota Jakarta 78,99 sebagai indeks IPM tertinggi di Indonesia," papar Firdaus yang disambut dengan tepuk tangan para ASN dan masyarakat yang hadir di lapangan upacara.

 

Bila dibandingkan dengan negara ASEAN, IPM Kota Pekanbaru lebih tinggi dari rata-rata nasional negara Malaysia 77,5 dan Thailand 75,5. Hal ini, bermakna masyarakat Kota Pekanbaru jauh lebih sehat, lebih lama menempuh pendidikan dasar dan lebih sejahtera dari rata-rata masyarakat yang ada di kabupaten/kota se Provinsi Riau, rata-rata nasional bahkan dari Kota Jakarta.
 
Smart City

Disampaikan Walikota, smart city adalah sebuah tatanan kota yang menggunakan sistem teknologi informasi, sehingga memudahkan dalam pelayanan kota dan masyarakat. Smart City yang dikembangkan, berdasarkan 6 pilar, terdiri dari Pertama, Smart Government (Pemerintah yang cerdas), pemerintahan yang cerdas adalah pemerintah yang mempunyai visi, mampu dan mau bekerja keras, disiplin, kreatif, inovatif, dan memiliki semangat entrepreneurship, mempunyai komitmen untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih (Clean Government), tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance), dapat memberikan pelayanan yang lebih dekat, lebih cepat, lebih tepat dan lebih baik kepada masyarakat.

Kedua, Smart People (Masyarakat yang Cerdas), masyarakat yang cerdas adalah, masyarakat yang madani yang mampu melihat peluang, mempunyai semangat entreprenuership, mampu merebut dan menciptakan lapangan pekerjaan. Ketiga, Smart Economy (Ekonomi yang cerdas). Keempat, Smart Environment (Lingkungan yang Cerdas). Kelima, Smart Mobility (Lalu Lintas yang Cerdas), dan Keenam, Smart Living (Permukiman/kehidupan yang Cerdas). 

 

Dalam praktiknya, kata Firdaus, semua pilar Smart City tersebut telah diimplementasikan dalam berbagai program kegiatan pembangunan, terutama pada kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis wilayah. 

 

"Melalui momen Hari Jadi Kota Pekanbaru yang ke 234, kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh ASN dan seluruh THL di lingkungan Pemko Pekanbaru yang telah memberikan kinerja dan pelayanan terbaiknya dalam mewujudkan Pekanbaru menjadi Kota metropolitan yang madani," tutup Wako.

 

Pada kesempatan itu, untuk memantapkan tujuan menjadi Pekanbaru Smart City akan dilaunching beberapa website dari beberapa OPD, dan launching buku Walikota Pekanbaru serta penandatanganan MoU smartcity dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pelaksanaan kegiatann tersebut, sebagai alat dari pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih dekat, lebih cepat dan lebih baik. 

 

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke 234, telah digelar Paripurna Istimewa di DPRD Kota Pekanbaru, Sabtu (23/6/2018).(adv/kominfo) 


Mall Pelayanan Publik

Kantor Walikota Pekanbaru akan dipindahkan ke Kecamatan Tenayan Raya, sedangkan kantor yang saat ini di Jalan Sudirman akan jadi mall pelayanan publik.

 

Hal itu disampaikan Walikota Pekanbaru, DR Firdaus, ST, MT kepada wartawan saat konferensi pers bersempena HUT ke-234 Pekanbaru di rumah dinas, Jalan Ahmad Yani, Minggu (24/6/2018). "Semua perizinan yang dikeluarkan di Pekanbaru tak hanya jadi wewenang Kota Pekanbaru, tetapi semua instansi vertikal yang menyediakan perizinan disediakan di tempat yang sama," kata Firdaus.

 

Desainnya tak seperti pemerintahan yang kaku. Masyarakat mendapatkan pelayanan, seperti belanja di mall. Apa yang dicari disediakan di mall pelayanan publik. Semuanya dibuat senang. Ini prinsip dari pemerintahan yang cerdas, bahkan sekali datang, semua urusan ditemukan di sana.

 

"Jadi masyarakat tak perlu cari kesana kemari lagi," ungkap Wako dua periode itu.Kantor Walikota Pekanbaru akan diberi jembatan menuju ke Ruang Terbuka Hijau (RTH). "Semua itu diperuntukkan bagi masyarakat," katanya. (adv/kominfo)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY