Truk Angkut Ratusan Dus Miras Diamankan

Minggu,29 Juli 2018 | 17:34:40 WIB
Truk Angkut Ratusan Dus Miras Diamankan
Ket Foto : Barang bukti miras yang berhasil diamankan dan diserahkan ke Polda Riau.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com- Satu unit truk yang mengangkut ratusan dus minuman keras diduga ilegal berikut sopir berinisial DS diamankan Pangkalan Angkatan Laut Dumai dan Kodim 0302/Indragiri Hulu, Sabtu (28/7/2018).

Disampaikan Komandan Lanal (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut E.Yose Aldino, 456 dus miras ilegal tersebut diamankan, ketika pihaknya menerima informasi ada sebuah speed boat yang akan mengangkut miras ilegal di perairan Kuala Enok, Kecamatan Inhil, Jumat (27/7/2018) lalu.

"Kita bagi dalam dua tim. Tim pertama dari jalur laut dan tim kedua jalur darat.  Tim pertama yang melakukan pengejaran adalah tim laut," katanya, Minggu (29/7/2018). 

Pengejaran dilakukan tim pertama dengan speed boat mesin 400 PK, sedangkan terduga pelaku yang membawa miras ilegal itu menggunakan speed 5 dengan mesin 200 PK. 

Pelaku berhasil meloloskan diri, kemudian tim laut berkoordinasi dengan tim darat. Selanjutnya tim darat langsung melakukan penyisiran di Kuala Enok dalam.

Setelah dilakukan penyisiran, tim darat melihat sebuah truk dengan nomor polisi BD 8713 AO yang mencurigakan melintas di Kuala Enok Dalam sekitar pukul 00.30 WIB. Kemudian dilakukan  pengejaran dan berhasil diamankan sekitar pukul 04.00 WIB di wilayah Kempas. Saat diperiksa, ternyata berisi ratusan dus miras ilegal berbagai merek.

Komamdan Lanal mengatakan, penanganan kasusnya diserahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. Baik itu sopir truk maupun barang bukti berupa miras dan truknya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto menuturkan, setelah menerima penyerahan ini pihaknya akan langsung melakukan penyidikan. "Kita belum tau asal barang darimana karena sopir masih dalam pemeriksaan. Sementara itu, jika dikalkulasikan total harga miras mencapai Rp1,5 miliar," kata Sunarto.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap sopir, ia mengaku tidak mengetahui jika barang yang dibawanya adalah miras ilegal. 

Apabila nantinya sopir tersebut terbukti melakukan tindak pidana maka ia akan dijerat dengan UU Nomor 18 tahun 2018 tentang pangan, dan UU nomor 8 tahun 1999 perlindungan konsumen dengan ancaman 15 tahun penjara. (ir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY