Drumband Gita Dirgantara AAU Meriahkan Upacara Wisuda Sekolah Penerbang

Jumat,03 Agustus 2018 | 20:15:48 WIB
Drumband Gita Dirgantara AAU Meriahkan Upacara Wisuda Sekolah Penerbang
Ket Foto : Drumband Gita Dirgantara Akademi Angkatan Udara.

JAKARTA, jurnalmetronews.com- Drumband Gita Dirgantara Akademi Angkatan Udara turut memeriahkan upacara penyematan Wing Penerbang oleh Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna kepada 50 Penerbang Muda di lapangan Jupiter, Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta, Jumat (3/8/2018).

Drumband Gita Dirgantara yang berada dibawah pembinaan Gubernur AAU Marsda TNI Sri Mulyo Handoko, SIP, M.AP ikut merasakan kebahagiaan para lulusan Sekolah Penerbang Terpadu TNI Angkatan ke-93. Hal ini tampak dalam display unit Drumband Taruna-Taruni AAU ditampilkan di hadapan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang menjadi tamu istimewa kali ini. 

Sebagai lagu pembuka yaitu lagu Genderang Jaya. Dimainkan dengan penuh kebanggaan oleh Taruna Taruni AAU tingkat IV, yang baru saja menerima tugas dan tanggungjawab dalam mengawaki Wing Korps (Senat) Taruna periode 2018/ 2019. Dalam display ini dipimpin oleh 4 penatarama yang mempunyai keahlian dan kemampuan memainkan stik. Dari keempat penatarama, dua diantara mereka adalah saudara kembar, yakni Penatarama  Chrisna dan Christa. Keahlian permainan stik wujud olah kekuatan dan keluwesan yang harus dimiliki oleh prajurit TNI AU.

Formasi yang ditampilkan adalah formasi 93 dan Sayap Dirgantara. Formasi yang pertama melanmbangkan kebanggaan Taruna Taruni AAU terhadap Penerbang lulusan Sekbang A-93. 

Terinspirasi dari kekompakan dan soliditas perwira penerbang. Formasi yang kedua melambangkan kecintaan Taruna Taruni AAU kepada TNI AU.

Sedangkan, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, selaku Inspektur Upacara dalam sambutannya mengatakan, berharap agar tetap mempertahankan kedisiplinan serta tetap semangat untuk belajar, sebagaimana yang telah diterapkan selama berada di lingkungan pendidikan. 

Meskipun predikat sebagai penerbang telah diperoleh, para Perwira harus terus memperdalam ilmu dan mengasah kemampuan secara berkelanjutan.

“Karena untuk menjadi awak pesawat yang berkualifikasi operasional dibutuhkan persyaratan yang tidak ringan. Selain ilmu, dituntut juga kebugaran jasmani yang prima dalam mendukung tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab,” kata Kasau.

Lebih lanjut dikatakan, untuk menjadi insan udara yang profesional dan berkualifaid juga dituntut untuk memiliki Airmanship yang tinggi. Dimana Airmanship identik dengan profesionalisme sebagai awak pesawat yang meliputi tiga aspek fundamental yakni knowledge (pengetahuan), skill (ketrampilan) dan attitude (sikap).

Marsekal TNI Yuyu Sutisna menyampaikan bahwa seorang penerbang harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang dunia penerbangan serta pengetahuan-pengetahuan lain yang terkait dengan operasi penerbangan. 

Di samping itu, seorang Air-Crew membutuhkan latihan dan pembinaan secara terus-menerus untuk membentuk skill terbang yang mumpuni, agar dapat melaksanakan segala misi penerbangan dengan aman dan lancar. 

“Di atas itu semua, aspek yang paling penting adalah attitude atau sikap, dimana seorang penerbang juga harus memiliki attitude yang baik didalam segala tindakan, apakah itu sikap dan kesigapan selama mengawaki pesawat di udara maupun sikap keperwiraan serta perilaku sebagai seorang penerbang Tentara Nasional Indonesia,” tegas Kasau.

Sebagai informasi Wisuda Sekolah Penerbang dikenal dengan nama Wing Day Penerbang. Tahun 2018 ini ada lima belas penerbang bergabung menjadi penerbang tempur. Tujuh belas penerbang menjadi penerbang transport. Sebelas penerbang menjadi penerbang Helikopter.

Tujuh penerbang berasal dari matra Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Kelima puluh perwira penerbang akan ditempatkan ke berbagai satuan-satuan udara untuk selanjutnya dilatih secara intensif menjadi awak pesawat yang berkualifikasi siap operasional. 

Sekolah Penerbang ini membutuhkan waktu selama dua puluh dua bulan pendidikan di Sekolah Penerbang TNI AU Angkatan ke-93 sejak 31 Oktober 2016. Mulai hari ini para perwira telah resmi menyandang predikat Perwira Penerbang Tentara Nasional Indonesia.

Letda PNB Avinash Harits R, ST Han; menjadi yang terbaik dari jurusan fix-wing (tempur dan transport). Sedangkan, Letda Pnb Andi Muhammad Firdaus merupakan lulusan terbaik rotary-wing (Heli). Disamping itu, Komandan Drumband Gita Dirgantara adalah Sermatutar Crisna Nugraha Utama. (rls)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY