Per 1 Oktober, Cairan Rokok Elektrik Dikenakan Cukai

Senin,03 September 2018 | 17:54:09 WIB
Per 1 Oktober, Cairan Rokok Elektrik Dikenakan Cukai
Ket Foto : Kepala DJBC Riau, Iyan Rubiyanto menggelar konferensi pers, Senin (3/9/2018).

PEKANBARU, jurnalmetronews.com- Cairan rokok elektrik (Liquid Vaporizer) atau yang dikenal dengan nama 'Vape' dikenakan cukai. 

Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan-146/PMK.010/2017 yang  menyatakan produk hasil tembakau yang dikenakan tarif 57 persen untuk liquidnya yang mengandung essense nikotin diberlakukan sejak 1 Juli 2018.

Berdasarkan Pasal 12 Peraturan Menteri Keuangan (PMK)-67/PMK.04/2018 untuk liquid Vape yang diproduksi di dalam negeri atau diimpor sebelum 1 Juli 2018 yang telah disediakan untuk dijual dan belum memenuhi ketentuan Peraturan Menteri, dapat disediakan untuk dijual paling lambat sampai dengan 1 Oktober 2018.

"Setelah tanggal 1 Oktober 2018, Liquid yang beredar di masyarakat harus telah dilekati pita cukai," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau, Iyan Rubiyanto, dalam workshop ketentuan pelunasan cukai untuk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) di Kantor KPPBC Tipe Madya Pabean B Pekanbaru, Senin (3/9). 

Disampaikannya, target penerimaan nasional cukai atas liquid vape hingga akhir Tahun 2018 sebesar Rp70 miliar. Oleh karena itu, pentingnya sosialisasi atas tata cara pelunasan pita cukai untuk produk liquid vape sangatlah diperlukan. 

Untuk Provinsi Riau, ujar Iyan Rubiyanto, terdapat Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Regional Riau.

Untuk di Pekanbaru terdapat 18 anggota, Dumai 1, Indragiri Hilir 1, dan Indragiri Hulu 1. Saat ini juga terdapat 1 brewer yang akan mengurus Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). (dwr)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY