Saling Klaim Lahan, Perusahaan Diduga Rusak Kebun Sawit Masyarakat

Sabtu,15 September 2018 | 20:52:25 WIB
Saling Klaim Lahan, Perusahaan Diduga Rusak Kebun Sawit Masyarakat
Ket Foto : Alat berat yang bekerja di lahan diduga sengketa di Kecamatan Tenayan Raya.

PEKANBARU, jurnalmetronews.com- Sekitar 25 hektare kebun kelapa sawit masyarakat di Kecamatan Tenayan Raya diduga dirusak oleh PT GII di Kecamatan Tenayan Raya. Pengrusakan diduga dilakukan dengan mengerahkan preman.

Dari pantauan di lapangan, tanaman kelapa sawit masyarakat dicabut dan akses jalan di kebun diputus oleh perusahaan tersebut. Sudah berhari-hari, perusahaan itu diduga melakukan pengrusakan kebun kelapa sawit masyarakat, bahkan personel Polsek Tenayan Raya dan pihak Kecamatan sudah turun ke lapangan untuk memediasi.

Akan tetapi, kata masyarakat yang tak mau disebutkan namanya, pengrusakan kebun kelapa sawit masih saja terjadi. Kebun kelapa sawit yang dirusak berkisar 25 hektare.

"Perusahaan itu mengklaim memiliki lahan ratusan hektare. Alat berat milik perusahaan itu mencabut tanaman kelapa sawit dan memutus akses jalan di kebun masyarakat," kata salah seorang masyarakat yang tak mau disebutkan namanya, Sabtu (15/9/2018).  

Tanaman kelapa sawit milik masyarakat yang diduga dirusak perusahaan itu memiliki usia tanam sekitar 12 sampai 13 tahun. "Masyarakat menguasai lahan itu sejak tahun 1990-an dan ditanam kelapa sawit," kata salah seorang masyarakat tersebut. 

Lurah Tenayan Industri, M Setya Chandra,  membenarkan ada saling klaim kepemilikan lahan seluas ratusan hektare antara PT GII dengan masyarakat yang diduga milik Edi Suryanto yang sudah berlangsung sekitar 5 hari. 

Sementara itu, Kapolsek Tenayan Raya, AKP Benny Syaf ketika dihubungi melalui telpon seluler tak mengangkat. (dwr)

 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY