Tewaskan Jurnalis

Sopir Angkot Maut Mengaku Epilepsi

Sabtu,25 Juli 2015 | 22:50:24 WIB
Sopir Angkot Maut Mengaku Epilepsi
Ket Foto : Angkot yang menabrak tiga orang korban di warung nasi goreng. Foto : viva.co.id

DEPOK- Aparat kepolisian Unit Laka Lantas Polresta Depok, terus melakukan penyelidikan terkait kasus kecelakaan yang menewaskan seorang jurnalis televisi swasta. Kecelakaan itu juga menyebabkan dua orang warga terluka dan dirawat di rumah sakit.

Kepala Unit Laka Lantas Polresta Depok, Iptu Budiono, menuturkan, dari hasil pemeriksaan sementara Agus (sopir angkot) terduga pelaku kasus ini negatif mengonsumsi narkoba maupun alkohol.

"Menurut pengakuan, justru pelaku ini punya riwayat sakit epilepsi. Jadi saat itu epilepsinya sedang kambuh sehingga di luar kesadarannya," jelas Budiono, Sabtu (25/7/2015).

Meski demikian, polisi tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan. Perlu ada penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dalam kasus ini.

"Yang jelas masih kami dalami. Saksi dan pelaku masih kami periksa. Jika terbukti, maka yang bersangkutan terancam kurungan 5 tahun penjara sesuai dengan UU Lalu Lintas yang berlaku," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, diduga ugal-ugalan, sebuah angkot menghantam tiga orang yang tengah berada di warung nasi goreng di kawasan Jalan Meruyung, Cinere, Depok. Akibat peristiwa ini, satu korban meninggal dunia. Ia diketahui bernama Fadli Kurniawan, berusia 34 tahun, kameraman INews tv.

Sejumlah massa yang kesal sempat melampiaskan emosinya terhadap pengemudi angkot tersebut. Alhasil, angkot dengan nomor polisi B 2311 VU, D 102 itu pun ringsek parah.

Selain Fadli, dua korban lainnya yakni, Fadli Mufti dan Mery Hula saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati. Kasusnya ditangani Unit Laka Lantas Polresta Depok.


Sumber : viva.co.id
 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY