Hotspot di Riau Terus Berkurang

Senin,27 Juli 2015 | 17:54:22 WIB
Hotspot di Riau Terus Berkurang
Ket Foto : Foto :ilustrasi (int)

PEKANBARU (jurnalmetronews.com)- Dinas Kehutanan Provinsi Riau terus melakukan pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika hotspot di Riau terus berkurang.

Dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Penanggulangan Kebakaran Hutan, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Riau Ir Rahidi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 122 hotspot pada Minggu (26/7/2015). Namun hotspot terus berkurang menjadi 20 pada Senin (27/7/2015).

Upaya pencegahan yang dilakukan Dishut Provinsi Riau terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), ujar Rahidi, yakni dengan menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat dan perusahaan agar jangan membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, Dishut Provinsi Riau juga menyebarkan brosur, banner dan yang lainnya kepada instansi terkait.  

Terhadap lahan dan hutan yang terbakar, ungkap Rahidi, pihaknya menurunkan tim untuk melakukan pemadaman. Tim dari Dishut Provinsi Riau telah melakukan pemadaman terhadap lahan seluas 4 hektare di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar dan lahan seluas satu hektare di Desa Kesuma, Pelalawan, sebelum Idul Fitri lalu.

Menurut rencananya, ujar Kasi Penanggulangan Kebakaran Hutan, pihaknya akan melakukan pemadaman karhutla di Kabupaten Inhu dan Pelalawan yang terdeteksi banyak hotspot, pekan ini. Perlengkapan yang dimiliki Dishut Provinsi Riau untuk memadamkan api, yakni 4 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), mesin jonjong portabel dan mesin apung.

Tahun ini, ungkap Rahidi, anggaran yang dialokasikan di Seksi Penanggulangan Kebakaran Hutan, yakni sebesar Rp1.250.000.000, ditambah dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp386.000.000. "Anggaran ini yang kami gunakan untuk melaksanakan operasional di lapangan, pengadaan alat, patroli dan yang lainnya," ucap Rahidi. (sor)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY