Orang Tua Sepakat Berdamai

Malah, Guru Agama SDN 136 tak Hadir

Jumat,31 Juli 2015 | 16:33:49 WIB
Malah, Guru Agama SDN 136 tak Hadir
Ket Foto : Foto :ilustrasi (int)

PEKANBARU (jurnalmetronews.com)- Orang tua dari Wahyu Pratama sepakat berdamai dengan pihak sekolah, setelah anaknya dijotos. Akan tetapi sangat disayangkan, guru agama Sekolah Dasar Negeri 136, berinisial TM tak hadir.

Hal itu disampaikan, Susi yang merupakan orang tua dari Wahyu Pratama, Jumat (31/7/2015). Susi membenarkan telah terjadi pertemuan dengan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 136 Pekanbaru, Hj Nasriah. "Setelah kejadian kami dipanggil kepala sekolah ke sekolah," ujar Susi.

Sesampainya di sekolah, Susi sepakat untuk berdamai. Tetapi yang disesalkan, guru yang bersangkutan tidak hadir dalam pertemuan tersebut, seakan-akan tidak sedang terjadi permasalahan. "Udah damai memang, tapi pak guru itu nggak ikut dalam perdamaian, kayak gak ada masalah guru itu bang," ungkapnya kesal.

Ditambahkannya lagi, setelah pertemuan dan sesampainya di rumah, para kerabat korban merasa keberatan permasalahan yang terjadi hanya diselesaikan begitu saja, tanpa penyelesaian yang kongkrit.

Di malam harinya, ujar Susi, Wahyu mengalami pusing-pusing, bahkan hingga berteriak dan menangis. Kejadian itu juga disaksikan Ketua RT di tempat Wahyu tinggal. Murid kelas 6 SDN 136 tersebut merupakan anak dari pasangan orang tua yang tidak mampu.

Ayahnya harus merelakan kedua tangannya diamputasi setelah terjadi kecelakaan kerja 7 bulan yang lalu. Wahyu yang diharapkan menjadi harapan kedua orang tua untuk mengangkat derajat hidup keluarganya kelak. (des)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY