Korupsi Terminal Barang

Mantan Kadishub Dumai Dituntut 6,5 Tahun Penjara

Rabu,12 Agustus 2015 | 21:28:30 WIB
Mantan Kadishub Dumai Dituntut 6,5 Tahun Penjara
Ket Foto : Foto :ilustrasi (int)

PEKANBARU (jurnalmetronews.com)- Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Taufik Ibrahim dituntut selama 6 tahun 6 bulan atau 6,5 tahun penjara dalam persidangan tindak pidana korupsi terminal barang dan retribusi parkir di Pengadilan Tipikor, Rabu (12/8/2015).

Jaksa Penuntun Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Dumai, Hendarsyah dan Bernard menyatakan, terdakwa melanggar Pasal 2 juncto Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia (RI) Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

Terdakwa Taufik Ibrahim dihadirkan, tanpa rekannya Acontina Saut Marito Situmorang dikarenakan sakit. "Menuntut terdakwa Taufik selama 6 tahun 6 bulan, denda Rp 200 juta subsider selama 6 bulan," ujar Hendarsyah YP.

Selain itu, JPU menuntut terdakwa dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp180 juta, atau subsider selama 3 tahun 3 bulan.Usai membacakan tuntutan dihadapan majelis hakim yang diketuai Amin Ismanto SH MH, persidangan tindak pidana korupsi terminal barang dan retribusi parkir dilanjutkan dengan agenda pembelaan (Pledoi, red) dan pembacaan tuntutan hukuman terhadap terdakwa Acontina Saut Marito Situmorang pekan depan.

Seperti diketahui, kedua terdakwa dihadirkan ke persidangan, karena diduga melakukan tindak pidana korupsi pada terminal barang dan retribusi parkir pada tahun 2013 hingga 2014 lalu. Terdakwa Taufik saat itu menjabat selaku Kadishub Dumai, dan terdakwa Acontina Saut Marito Situmorang, sebagai staf Retribusi di Dishub Dumai.

Akibat perbuatan kedua terdakwa melawan hukum dengan menggelapkan dana retribusi penerimaan barang pada terminal barang di Kota Dumai negara dirugikan sebesar Rp545 908 875. (vir)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY