Kajati Lantik Aswas dan Kajari Bagan Siapi-api

Jumat,11 September 2015 | 17:43:54 WIB
Kajati Lantik Aswas dan Kajari Bagan Siapi-api
Ket Foto : Kepala Kejati Riau, Susdiyarto Agus Praptono melantik dan mengambil sumpah Aswas dan Kajari Bagan Siapi-api yang baru.

PEKANBARU (jurnalmetronews.com)- Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Susdiyarto Agus Praptono melantik dan mengambil sumpah Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Riau Jasri Umar menggantikan pejabat lama Erwinsyah Desman yang mendapat promosi sebagai Kasubdit Pelayanan Hukum dan sektor lainnya pada Direktur I Jam Intel Kejagung.

Pada hari yang sama turut dilantik Kepala Kejaksaan Negeri Bagan Siapi-api dari Pejabat lama yang dipromosikan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Mungkit Kabupaten Magelang kepada Bima Suprayoga yang sebelumnya koordinator pada Kejaksaan Tinggi Palembang.

Jasri Umar sendiri sebelumnya adalah Kepala Kejaksaan Negeri Purworejo.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau dalam sambutannya mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat struktural sebagai bagian dari proses penyelenggaraan dan pengembangan personil kejaksaan, terutama di level manajerial sehingga mampu terus menghasilkan prestasi kerja yang optimal.

Dalam konteks tersebut maka jelas, mutasi merupakan sebuah keniscayaan yang mengiringi proses perjalanan karir seorang pegawai dan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk meningkatkan potensi sumber daya manusia baik melalui tour of duty ataupun tour of area, sehingga menghasilkan figur-figur pemimpin Kejaksaan yang sarat pengalaman di berbagai bidang dan berbagai tempat penugasan serta pada gilirannya dapat memperkuat ketahanan institusi dalam mengemban amanah penegakan hukum yang tentunya tidak menjadi semakin mudah. "Pelantikan ini merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan program mutasi dan promosi bagi mereka yang dianggap mampu menduduki jabatan tertentu," ujar Kajati.

Pelaksanaan mutasi dan promosi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi guna meningkatkan dan memperluas kemampuan pegawai, baik pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang dimiliki, sehingga pegawai dapat melalui tugasnya secara efektif, efisien dan profesional.

Selain itu mutasi juga merupakan bagian dari pola pembinaan karir, sebagai upaya penyegaran (re-organisasi) bagi para pegawai. Pelaksanaan re-organisasi merupakan upaya kita untuk terus meningkatkan efektifitas organisasi dalam setiap situasi atau perubahan lingkungan yang teriadi yang diharapkan akan bermuara pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat dengan makna yang dimaksud maka mutasi yang menyertai pelaksanaan re-organisasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pegawai yang bersangkutan dan terutama sekali bagi perkembangan lembaga Kejaksaan yang kita banggakan. (rls/vir)
 

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY