Untuk ke-4 Kalinya

Wako Raih Pengahargaan Pembina K3 Nasional

Jumat,11 September 2015 | 17:52:39 WIB
Wako Raih Pengahargaan Pembina K3 Nasional
Ket Foto : Walikota Pekanbaru, Firdaus menerima penghargaan K3 Nasional dari Menakertrans RI, Kamis (10/9/2015).

JAKARTA (jurnalmetronews.com)- Prestasi yang menggembirakan kembali diraih Kota Pekanbaru, seperti tiga tahun sebelumnyam di tahun ini. Walikota Pekanbaru Firdaus meraih penghargaan pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tahun 2015 dari pemerintah pusat melalui Kemnterian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Dengan demikian sudah empat tahun berturut-turut Walikota Pekanbaru meraih penghargaan bergengsi tersebut.

Penghargaan Pembina K3 Nasional tersebut diserahkan langsung oleh  Menteri tenaga Kerja Hanif Dakiri, kepada Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT, Kamis (10/9/2015)  dalam acara malam Penganugrah  an Life Savety di Hotel Bidakara Jakarta.

Dari penjelasan Menteri tenaga Kerja dalam pengarahannya menyampoikan bahwa penghargaan dimaksud diberikan kepada 15  dari 33 Gubernur  se-Indonesia dan kepada 27  Bupati dan Walikota dari 488 Kabupaten /Kota se-Indonesia.

“Dari catatat Pemerintahan pusat, 15 Guberur dan 27 Bupati Walikota ini dinilai paling sukses dalam pembinaan  Kesehatan dan Keselamatan Kerja di daerahnya’’ ungkap Menteri .

Walikota Pekanbaru Firdaus yang didampingi Kadis Tenaga  Kerja  Jhon Sarikun, Kadis Sosial Chaerani, Plt Kepala BPTPM M Jamil, dan Kabag Humas Alek Kurniawan, seusai menerima pengrahgaan tersebut menjelaksan kepada wartawan bahwa  penghargaan yang diterima adalah prestasi bersama  sinergitas Pemerintah  dan Pelaku usaha.

“Terimakasih kepada semua perusahaan dan lembaga  yang ada di Pekanbaru penerapan sistim kerja serta manajemen kerja yang memberikan kepastian rasa aman dan nyaman serta keselamatan kerja  kepada para karyawannya merupakan sebuah kebijakan yang menguntungkan semua pihak,’’ ujar Walikota.

Ditambahkan Walikota, paradigma baru dalam dunia sa uha dan dunia kerja dimana  kartawan tidak lagi dipandang sebagai pekerja tetapi sudah dipandang sebagai mitra dan asset perushaan yang harus dijaga dan dipelihara. Begitu pula sebaliknya  karyawan  tidak sebatas merasa menjadi pekerja tetapi merasa memiliki terhadap perusahaan sehingga komitmen dan tanggungjawab kerja semakin meningkat, semangat kerja yang tingi dengan hasil produksi yang tentu meningkat .
“Dengan demikian kesehatan, dan keselamatan kerja di perusahaan tersebut  terjamin dalam kepastian dan tanggungjawab,’’ ujar Firdaus.(rls/war)

Akses JurnalMetroNews.Com Via Mobile m.JurnalMetroNews.co
Copyright © 2015 JurnalMetroNews.Com - Development By 8MEDIA TECHNOLOGY